Maunya apa sih ?

Standard

Assalamu’alaikum

Pernahkah kita disaat diminta uang bilang seperti ini “Nggak ada uang nih, rezeki lagi mampet”

atau disaat kita memberikan uang dan bilang “Nih, mumpung lagi ada rezeki berlebih”

Apakah selama ini kita selalu mengidentikkan rezki itu adalah nominal uang yang kita miliki ? Kalau iya, alhamdulillah, paham kapitalis sudah mulai merasuk diri anda. Tapi kenyataannya, kita tidak bisa juga melepaskan diri dari keterkaitan dengan uang. Bisa diperkirakan, 80 % dari aktifitas kita, dipengaruhi uang.

Walaupun begitu, jangalah sampai terlontar dari mulut kita, apapun yang berhubungan dengan uang, selalu diidentikkan dengan rezeki. Bukankah Tuhan selama ini selalu memberikan rezeki kepada kita, bahkan berlebih. Mungkinkah bisa dikatakan kita lupa ? Saya rasa tidak, karena yang kurang bagi kita adalah cara mensyukurinya. Kalau kita mau menyempatkan waktu untuk menghitung rezeki yang Tuhan berikan, mungkin kita tidak punya waktu untuk menghitung semua yang mengalir dalam diri ini. INGAT, rezeki itu tidak hanya uang🙂

Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s