Nggak Nahan

Standard

Assalamu’alaikum,

Jangan ng res dulu ya. Ini bukan bukan cerita vulgar. Tapi kali ini sebuah kejadian yang bagi saya cukup menggelitik. Tadi pagi, disebuah pasar tradisional, Pasar Simpang Haru, sembari menunggu tante berbelanja, saya duduk diemperan toko parfum yang belum buka (jadi ingat nambah parfum ditempat isi ulang nih). Tiba-tiba, ada sepeda motor yang pengendaranya tidak asing bagi saya. Walaupun tidak kenal nama, tapi saya tahu bahwa dia penjual sala lauak (googling saja bagi yang tidak kenal sala lauak). Dia sering menitipkan sala lauak nya diwarung kopi yang ada dipasar. Saya pernah juga membeli sala lauak diwarung tempat dia meletakkan dagangannya, tapi setelah dirasakan, ternyata sala lauaknya keras euy. Untuk waktu itu saya beli bukan sala saja, saya juga membeli bakwan dan pregedel kentang (jelas banget kualitas perut saya ya🙂 ).

Kembali lagi ke tukang jual sala, karena pengalaman saya membeli sala jualannya, maka saya perhatikan dengan detail dan seksama. Saya curiga, apakah sala yang tidak terjual alias yang sisa dari penjualan kemarin, itu diambil lalu untuk digoreng lagi ? Karena saya dulu pernah, beli sala, tapi nggak habis, lalu disimpan di lemari es, besoknya saya goreng lagi, tujuannya sih agar enak dimakan panas-panas, ternyata malah tambah keras. Makanya saya kepikiran yang sama terhadap penjual sala ini. Setelah si penjual sala keluar dari warung, saya melihat, ternyata benar, sala yang tidak terjual kemarin, dimasukkan lagi ke dalam kardus yang dia bawa dengan motornya, lalu kotak tempat letak sala di lap sampai bersih. Di lap aja lho, tidak dicuci. Dan kemudian dia memasukkan sala baru yang berada di keranjang merah bawaannya. Setelah balik lagi dari warung sehabis meletakkan sala baru,  saya lihat dia mengambil sala dari keranjang merah tempat meletakkan sala yang akan dijual, dan memasukkannya ke dalam mulut dengan sigap. Perhatian saya buyar, yang tadinya mengintai setiap gerakan tukang jual sala, jadi malah menahan tawa. Ternyata, tukang jual sala, tidak tahan godaan sala yang dijualnya sendiri😀 Ada-ada aja.

Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s