Pak Adek

Standard

Assalamu’alaikum

Sesaat akan mengeluarkan motor dari parkiran tempat jual lontong pagi ini, saya melihat sosok yang tak asing lagi, yaitu Pak Adek. Siapa sih pak Adek ? (Saya jujur saja tidak tahu nama lengkap beliau, maaf pak ya pak)  Mungkin bagi anda yang seangkatan dengan saya, pernah sekolah di SMP 1 Padang, tahun angkatan 2000 – 2003, pasti pernah di didik oleh pak Adek. Ya, pak Adek adalah seorang guru mata pelajaran sejarah. Beliau sangat bersahaja, ramah, tidak pemarah, bahkan tidak pernah menenteng tas atau buku cetak ke dalam kelas, serta tidak pernah pula menjual LKS (Lembar Kerja Siswa) kepada anak didiknya.

Pak Adek adalah guru idola setiap siswa yang pernah diajar olehnya. Anda percaya atau tidak, lebih kurang 9 tahun saya tidak bertemu langsung dengan beliau, paras beliau tidak berubah sedikitpun. Tetap dengan sisir rambut  belah tepi, memakai minyak rambut, wajah sederhana dan ramah, ya wajah wajah orang sering menyapa lah🙂. Dan satu lagi, dulu pak Adek tidak pernah naik kendaraan, sampai saat ini beliau tidak menggunakan kendaraan pribadi jika pergi kesekolah. Hal itu terlihat sewaktu saya telah mengeluarkan motor dari parkiran sehabis membeli lontong, saya perhatikan beliau dengan baju dinas pendidikannya,  menaiki angkot. Memang guru yang sangat bersahaja dan sederahana.

Semoga saja dengan tulisan ini dapat melepas rasa kangen anda yang pernah belajar Sejarah bersama beliau. Dan jika saja pak Adek membaca tulisan saya, semoga dengan ini dapat tersampaikan salam dari anak didik mu pak😦 Terharu saya.

Wassalam

4 thoughts on “Pak Adek

  1. tambahan rif;
    #nama lengkap saya eriswan (kenapa eriswan) karena eris itu memang satu2nya di kampung saya waktu itu
    #cita2nya jadi bidan (kenapa bidan) karena waktu itu di tempat saya angka kematian pada saat melahirkan termasuk tinggi

    ini topik saat pertemuan pertama mata pelajaran sejarah di 3.2

    • Candaanya yang ringan merupakan ciri khas pak Adek a.k.a pak Eriswan.
      Satu lagi, setiap bertemu dengan siswanya usai mengajar, selalu bertanya, “apakah mengerti yang bapak ajarkan ?” karena saya ditanya seperti itu oleh beliau🙂
      bagaimana dengan teman2 yang lain ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s