Monday = Money Day

Standard

Assalamu’alaikum

Jam menunjukkan pukul 2:25 PM di laptop Distro Linux Sabily 11.10 “Uhud” saya. Tapi mata ini belum juga bisa diajak kompromi. Sambil didampingi film di Trans TV, dan setumpuk cerita yang sejak tadi dalam pikiran saya ingin segera ditumpahkan dalam blog ini. Sebenarnya saya kurang suka dengan judul blog diatas yang mengatakan Monday kepajangan dari MONey DAY. Semua hari itu adalah rezki bagi kita. Seperti kemarin, Minggu, bagaikan weekend yang benar-benar berharga. Selama ini akhir pekan saya habiskan seperti hari-hari biasa, duduk didepan laptop, sambil ngoprek (kenyataannya facebookan).

Seharian kemarin saya berangkat sekeluarga, dari Padang menuju kampung orang tua, di Lubuk Alung, Kab. Pariaman. Tidak begitu jauh, sekitar 1 sampai 2 jam perjalanan, bahkan kadang kurang. Tergantung kecepatan kendaraan juga sich. Niat saya beserta keluarga adalah menyekar / ziarah makam Amak. Amak, seperti yang selama ini saya beritakan distatus saya yang telah berlalu (jika anda jadi teman di FB saya, pasti kenal dengan Amak). Ya, beliau adalah kakak dari ibu saya, atau dalam arti kata lain, Tante (orang Padang menyebutnya Mak Uo). Hari Minggu, tanggal 18 Maret beliau tepat 6 bulan wafat. Jadi Ayah, panggilan yang saya sebut kepada suami Amak, berniat ziarah ke kuburan Amak. Hampir seluruh keluarga ikut pulang kampung. Kami berangkat kurang lebih pukul 7:15 AM.

Sesampai dikampung, sekitar pukul 9:15 AM, rombongan keluarga di Padang pun satu persatu mulai berdatangan. Istirahat sekitar 15 menit, dan dijamu dengan segelas teh hangat dan beberapa cemilan yang sebetulnya dibawa oleh Ayah dari Padang, kami pun berziarah ke makam Amak. Makam itu letaknya tidak jauh dari rumah, sekitar 20 Meter arah belakang. Disana ada beberapa makam selain makam Amak. Selang waktu setengah jam, ziarah makam pun selesai. Ayah dan kami pun kembali ke rumah. Dirumah sudah terhidang makanan beserta lauk pauk ala kampung. Seperti goreng jengkol balado, gulai pucuk ubi (daun singkong), dan yang paling saya sukai, mihun goreng.  Kebetulan sekali, perut sedang lapar-laparnya, semua makanan pun dicicipi, sebelumnya dibuka dengan do’a sebagai tanda syukur akan nikmat yang kami dapatkan dari Allah SWT, oleh Ayah.

Makan pun selesai, tapi Ayah memutuskan untuk balik ke Padang terlebih dahulu. Sementara Ayah telah berangkat, kami pun berencana berkuncung ke rumah satu lagi, yang terletak di Ketaping, arah ke Pariaman. Sekitar jam 12 siang, kami berangkat ke sana dengan cara konvoi motor. Kebetulan mamak saya yang dikampung baru saja membeli motor baru, makanya sekalian saya coba, Suzuki Titan pun saya gber. Betapa senangnya sampai di Ketaping. Sebelum sampai ke rumah yang ada disana, kita harus menyeberang kali atau parit, yang dulunya kami harus meniti titian batang kelapa untung menyeberanginya, tapi kali ini entah kenapa air di parit itu tak semelimpah yang dulu lagi, sampai-sampai anak berumur 4 tahun sekalipun dengan mudah melewatinya. Amazing bukan🙂

Sesampai di rumah, sebenarnya dulu disana berdiri rumah yang layak untuk tempat tinggal. Terbuat dari kayu dan beralaskan lantai bambu lalu beratap rumbia. Tapi semenjak Kakek tidak ada, tanah rumah itu pun diperebutkan. Sehingga rumah idaman sekaligus tempat pelepas penat itu pun berubah menjadi gudang. Dengan beralaskan terpal biru yang biasanya saya jumpai untuk tempat berjualan, sekarang berubah menjadi karpet serba guna. Kami pun menghabiskan waktu dengan makan semangka dan minun air kelapa muda. Oh Allah, betapa sempurnanya Engkau melengkapi urutan hari dalam minggu ini🙂 Semoga saja, apa yang saya rasakan saat ini, dapat anda rasakan pula pada akhir minggu anda. Dan saya ingin sekali membagi kebahagian di akhir minggu ini kepada orang-orang yang saya sayangi sekaligus saya cintai.

Parit yang dulu airnya berlimpah, sekarang kering

Parit yang dulu airnya berlimpah, sekarang kering

Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s