[Ubuntu] Partisi untuk Ubuntu

Standard

Assalamu’alaikum,

Tidak mudah menjelaskan sesuatu yang baru kepada seseorang, apa lagi tentang komputer. Ditambah pula, orang yang punya komputer telah lama menggunakan Jendela. Datanya banyak, proyek numpuk, sementara partisi untuk tempat menyimpan file system atau root (/) ubuntu nya sedikit, pas – pasan lebih tepatnya. Hanya 15 GB. Tapi yang buat saya salut, semangatnya untuk belajar Ubuntu dan Open Source Software sangat membara.

Bagi rekan – rekan pemula yang ingin menginstall Distro Linux seperti Ubuntu, yang pasti semua data harus di BACK UP. Jangan kecewa dan menyalahkan Ubuntu nya jika data hilang karena tertimpa oleh partisi lain.🙂. Disini saya akan tampilkan rancangan partisi hard disk untuk di install kan Ubuntu.

Rancangan partisi HDD

Kolom yang berwarna Biru, menandakan partisi Hard Disk untuk Windows. Terdapat 2 buah Primary Partition yaitu C:/ dan D:/, jika memformat hard disk menggunakan Windows maka secara DEFAULT jenis partisi kita menjadi Primary. Jika ingin meng-install Ubuntu, maksimal primary partition sebanyak 4 buah saja.

Sedangkan partisi untuk Distro Linux Ubuntu terdapat pada kolom berwarna Kuning. Di Ubuntu, kita hanya membutuhkan 1 buah Primary Partition yang tersisa lalu diformat menjadi Extended Partition. Sehingga dengan 1 buah Primary Partition saja, dapat diperbanyak partisinya menjadi lebih dari 1 partisi. Itulah kemudahan yang diberikan oleh Linux🙂 . Setelah terbuat 1 partisi Extended, kita akan bagi menjadi 3 buah partisi utama. Yaitu / (baca: root) sebagai tempat tujuan File System yang akan diinstall, /home sebagai tempat penyimpanan data (file kerja), dan swap sebagai virtual memory sistem operasi Ubuntu (Linux).

  • Partisi root hanya mebutuhkan 15 GB saja, karena aplikasi di Ubuntu hanya membutuhan ruang hardisk yang sedikit.

  • Sedangkan Partisi /home, saya akan menyediakan minimal 32 GB untuk tempat penyimpanan repository distro yang digunakan karena rata-rata repo setiap distro (Ubuntu) sebanyak 32 Gb, silahkan ditambah jika rasanya kurang. Dan 31 GB lainya digunakan untuk file kerja.

  • Partisi Swap digunakan untuk virtual memory. Jika sumber daya RAM habis digunakan untuk kinerja software, maka memory Swap sangatlah dibutuhkan. Jumlah swap yang digunakan adalah 2 x jumlah RAM.

Inilah sedikit analisa saya tentang setting partisi sebelum install Distro Linux Ubuntu. Semoga teman-teman yang ingin menginstal Ubuntu tidak mengalami kehilangan data dan tidak menyalahkan Ubuntu lagi🙂 . Terimakasih,

Wassalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s